Klinik Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas
Klinik sanitasi dan kesehatan lingkungan adalah dua hal yang saling terkait. Klinik sanitasi merupakan inovatif program promosi kesehatan yang berbasis kesehatan lingkungan. Klinik sanitasi ini bermanfaat untuk menanggulangi penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan klinik sanitasi, bisa berupa konseling, kunjungan rumah (home care) dan intervensi kesehatan yang didasarkan atas analisis kesehatan lingkungan
Klinik sanitasi dan kesehatan lingkungan adalah dua hal yang saling terkait. Klinik sanitasi merupakan inovatif program promosi kesehatan yang berbasis kesehatan lingkungan. Klinik sanitasi ini bermanfaat untuk menanggulangi penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan klinik sanitasi, bisa berupa konseling, kunjungan rumah (home care) dan intervensi kesehatan yang didasarkan atas analisis kesehatan lingkungan.Klinik sanitasi, kata positif penuh inovatif. Klinik sanitasi ini merupakan upaya yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan promotif, preventif dan kuratif yang difokuskan pada penduduk yang beresiko tinggi. Usaha ini dimaksudkan untuk mengatasi masalah penyakit berbasis lingkungan pemukiman yang dilaksanakan oleh petugas kesehatan bersma-sama dengan masyarakat. Dengan kata lain, klinik sanitasi merupakan inovatif program promosi kesehatan yang berbasis kesehatan lingkungan. Klinik sanitasi ini bermanfaat untuk menanggulangi penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan klinik sanitasi, bisa berupa konseling, kunjungan rumah (home care) dan intervensi kesehatan yang didasarkan atas analisis kesehatan lingkungan. Inilah usaha pengembangan pelayanan kesehatan yang sangat sesuai dengan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Program ini merupakan suatu pendekatan pelayanan kesehatan yang menggali faktor resiko terjadinya penyakit dalam suatu keluarga dan menilai status kesehatan kelurga. Pada ujungnya, usaha ini diwujudkan dalam bentuk Indeks Keluarga Sehat (IKS). Pelayanan Kesehatan Lingkungan Pelayanan kesehatan lingkungan merupakan wahana masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan lingkungan dan masalah penyakit berbasis lingkungan. Langkah yang diambil dengan bimbingan, penyuluhan, dan bantuan teknis dari petugas pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas. Kegiatan pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas, yaitu melakukan monitoring berupa Inspeksi Sanitasi/Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IS/IKL) pada rumah yang terindikasi tidak memenuhi syarat kesehatan di wilayah kerja puskesmas dalam kurun waktu tertentu. Tepatnya, kegiatan pelayanan kesehatan lingkungan itu, berupa:
- Konseling
- Inspeksi kesehatan lingkungan
- Intervensi/tindakan kesehatan lingkungan.
- Petugas klinik sanitasi menerima kartu rujukan status pasien dari petugas poliklinik di puskesmas.
- Petugas menyalin dan mencatat berdasarkan wawancara mendalam dalam buku register yang sudah disiapkan untuk bahan proses analisis kesehatan lingkungan lebih lanjut.
- Membuat simpulan atas permasalahan lingkungan dan faktor perilaku yang memungkinkan menjadi faktor risiko dan pencetus atas masalah yang terjadi pada seorang pasien tersebut.
- Berdasarkan analisis dan diskusi dengan pasien itu, selanjutnya bila diperlukan bisa membuat kesepatakan lebih lanjut untuk program kunjungan ke lokasi rumahnya (hal ini bisa sekalian dengan integrasi evaluasi program PIS-PK).
- Bahkan, petugas klinik sanitasi secara mendalam bisa mempelajari dari hasil wawancara di dalam gedung dan analisis pengamatan di lapangan untuk memberikan kesimpulan dan solusi yang integral berdasarkan data dan fakta yang ada atas permaslahan yang dihadapai oleh pasien yang berkunjung ke klinik sanitasi.
- Penderita (pasien) yang memiliki penyakit berbasis lingkungan.
- Masyarakat umum (klien) yang mempunyai masalah terkait dengan kesehatan lingkungan.
- Kondisi lingkungan yang menjadi penyebab atas terjadinya masalah bagi pasien maupun klien dan masyarakat sekitar yang kemungkinan terkena dampaknya.
- Melakukan inventarisasi masalah kesehatan lingkungan dan penyakit berbasis lingkungan yang dihadapi masyarakat.
- Mengintegrasikan intervensi kesehatan lingkungan dengan program terkait di puskesmas.
- Menentukan skala prioritas penyusunan perencanaan dan pelaksanaan maslahan kesehatan lingkungan yang dihadapi.
- Menumbuhkembangkan peran serta masyarakat dan kelembagaan yang sudah ada di masyarakat.
- Membentuk dan memperkuat jaringan kerjasama dengan stakeholder yang ada di wilayah puskesmas.
- Menciptakan inovasi dalam rangka perunbahan dan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta membangun kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan.
- Memetakan dan memaksimalkan daya dukung sumber dana dan daya masyarakat yang ada di wilayah puskesmas.